Tuesday, December 23, 2025

,

 
Liputan Sulsel.Com - Dewan Pimpinan Nasional Gerakan Bela Negara Membangun Indonesia masa bakti 2025 – 2030 dilantik di Aula Bela Negara Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (19/12/25).

“Teguh Bela Negara Untuk Indonesia Maju”
Jakarta, Jumat, 19 Desember 2025 — Bertepatan dengan Hari Bela Negara, Organisasi Kemasyarakatan Gerakan Bela Negara Membangun Indonesia resmi dilantik di Kementerian Pertahanan Republik Indonesia. Pelantikan ini menandai langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara elemen masyarakat sipil dan pemerintah, khususnya Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, dalam menumbuhkan semangat bela negara, Nasionalisme dan pembangunan nasional. Pelantikan Gerbang Indonesia menjadi bagian dari komitmen bersama untuk memperluas gerakan bela negara yang inklusif, adaptif, dan berorientasi pada kontribusi nyata bagi ketahanan nasional, persatuan bangsa, serta pembangunan sumber daya manusia Indonesia.

Gerakan Bela Negara Membangun Indonesia mengusung visi sebagai gerakan nasional yang berperan aktif dalam menumbuhkan semangat bela negara dan berkontribusi nyata bagi pembangunan bangsa. Melalui penguatan nilai kebangsaan, kolaborasi strategis dengan pemerintah dan pemangku kepentingan, serta keterlibatan aktif masyarakat dan Mendorong partisipasi aktif generasi muda dalam program bela negara yang adaptif terhadap tantangan zaman generasi muda, organisasi ini berkomitmen mendukung ketahanan nasional dan pembangunan Indonesia yang berdaulat, mandiri, dan berkelanjutan.

Sebagai simbol pengukuhan kepemimpinan dan komitmen organisasi dalam menguatkan nilai-nilai bela negara di Indonesia. Dalam pelantikan tersebut, Laksma TNI (Purn.) Dr. H. M. Faisal Manaf, S.E., M.M.,MCDO resmi dilantik sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional GBN MI, bersama jajaran pengurus lainnya yang akan menjalankan program organisasi secara terstruktur dan berkelanjutan di tingkat nasional maupun provinsi. Prosesi pelantikan dilakukan oleh Laksamana TNI (Purn.) Sumardjono selaku Ketua Dewan Pembina Gerbang Indonesia, dengan turut melantik M. Hanif Adriansyah, S.E., M.M Sebagai Sekretaris Jenderal dan Ida Laniari, S.E Sebagai Bendahara Umum.

Dalam struktur kepengurusan nasional, Gerakan Bela Negara Membangun Indonesia dibawah Komando Bapak Faisal Manaf diharapkan mampu menjadi wadah strategis yang menjembatani nilai-nilai bela negara dengan peran aktif masyarakat dalam menghadapi tantangan bangsa ke depan. Pelantikan ini bukan sekadar seremonial organisasi, melainkan awal dari perjuangan dan gerakan kolektif yang berkelanjutan. Gerakan Bela Negara Membangun Indonesia hadir sebagai mitra strategis Kementerian Pertahanan RI untuk memperkuat kesadaran bela negara melalui aksi nyata, kolaborasi lintas sektor, dan pembangunan karakter kebangsaan yang berkelanjutan,” ujarnya.

Melalui sinergi dengan Kementerian Pertahanan RI, Ormas Gerbang Indonesia akan fokus pada program-program edukasi bela negara, penguatan wawasan kebangsaan, pemberdayaan pemuda, serta kontribusi sosial yang selaras dengan agenda pembangunan nasional.

Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum penting dalam mengokohkan peran masyarakat sebagai bagian integral dari sistem pertahanan negara, sekaligus mempertegas bahwa bela negara adalah tanggung jawab seluruh elemen bangsa.
Menteri Pertahanan Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Potensi Pertahanan (Ditjen Pothan) menyambut baik kehadiran dan terbentuknya Gerakan Bela Negara Membangun Indonesia sebagai inisiatif yang sejalan dengan upaya pemerintah dalam menumbuhkan kesadaran bela negara di seluruh lapisan masyarakat. Ditjen Potensi Pertahanan dan Keamanan menilai bahwa GBN MI atau yang disebut Gerbang Indonesia memiliki peran strategis dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan, nasionalisme, serta partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung sistem pertahanan negara yang bersifat semesta.

Monday, December 15, 2025

,

Liputan Sulsel.Com - Perayaan ulang tahun ke - 6 Federasi Olahraga Domino Indonesia (PORDI) menandai sebuah tonggak penting dalam perjalanan perkembangan domino di Indonesia. 

Ini bukan sekadar sebuah perayaan seremonial, tetapi juga melambangkan transformasi domino dari permainan tradisional yang sebelumnya hanya dimainkan di ruang terbatas, menjadi olahraga strategis yang terbuka, sehat, terstruktur, dan memiliki daya saing di tingkat nasional. Kegiatan ulang tahun ke-6 PORDI yang diselenggarakan di Tangerang Selatan ini mendapat dukungan penuh dari Higgs Games Island (HGI) sebagai sponsor utama.

Kehadiran 21 Pengurus Provinsi PORDI (Pengprov PORDI) dari seluruh Indonesia menjadi simbol kuat dari konsolidasi organisasi. Seluruh provinsi hadir tanpa terkecuali, menunjukkan bahwa PORDI saat ini telah memiliki struktur organisasi yang kokoh, terdistribusi secara merata, serta terkoordinasi secara nasional—sebuah pencapaian penting yang diraih pada usia enam tahun, sekaligus mencerminkan tingkat kematangan organisasi.

Transformasi Domino: Dari Ruang Nonformal Menuju Arena Olahraga Resmi

Dalam sambutannya, Ketua Umum Pengurus Pusat PORDI Dr. H. Andi Jamaro Dulung, M.Si. menegaskan bahwa enam tahun merupakan sebuah fase kematangan bagi organisasi PORDI. Ia menyampaikan bahwa tata kelola yang semakin profesional, termasuk keberadaan jajaran pimpinan dengan latar belakang akademik yang kuat, merupakan bukti bahwa PORDI dibangun secara serius dan memiliki visi pengembangan jangka panjang.

Ia juga menggambarkan perubahan besar yang terjadi dalam ekosistem domino nasional. Domino yang sebelumnya identik dengan warung kopi dan ruang nonformal, kini telah dapat dipertandingkan secara terbuka di hotel bintang lima, venue resmi, dan arena kompetisi tingkat nasional. Menurutnya, perubahan ini tidak terlepas dari tata kelola organisasi yang jelas serta komitmen bersama dalam menjaga integritas olahraga.

PORDI secara konsisten menerapkan prinsip 4N + 1T, yaitu tidak berjudi, tidak mengonsumsi alkohol, tidak menggunakan narkoba, tidak merokok, serta menjalankan kewajiban beribadah. Seluruh pertandingan wajib menghormati waktu ibadah, termasuk menghentikan pertandingan saat azan berkumandang.

Berdasarkan prinsip tersebut, Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah secara tegas menyatakan bahwa domino yang berada di bawah pengawasan PORDI bukan merupakan perjudian, selama tidak mengandung unsur maysir atau pelanggaran terhadap syariat. Pernyataan ini menjadi tonggak penting dalam menghapus stigma yang telah lama melekat, serta membuka jalan bagi penerimaan publik yang lebih luas terhadap domino sebagai aktivitas yang aman, positif, dan bermartabat.

Dukungan Kementerian Pemuda dan Olahraga serta Kementerian Pertanian: Domino Dinilai Layak Masuk Agenda Olahraga Nasional dan ASEAN


Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora), melalui Asisten Deputi Bidang Organisasi dan Budaya Olahraga, H. Khairil Adha, S.Pd., M.Si., kembali menegaskan dukungannya terhadap pengembangan domino sebagai olahraga strategis. Kemenpora memandang domino sebagai olahraga yang mencerminkan kegembiraan, persatuan, dan inklusivitas, sehingga layak untuk dikembangkan secara lebih luas di seluruh Indonesia.

“Olahraga tidak boleh kehilangan unsur hiburan. Domino adalah olahraga yang dapat dimainkan oleh semua kalangan dan menjadi sarana pemersatu,” ujar Khairil Adha.

Kemenpora telah membuka peluang agar domino dapat masuk ke dalam agenda olahraga nasional, termasuk melalui ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT), baik dalam bentuk pertandingan ekshibisi maupun turnamen yang diselenggarakan secara resmi oleh pemerintah daerah. Kementerian tersebut menekankan bahwa domino telah dinilai aman, mudah diselenggarakan, serta terjamin kehalalannya, sehingga tidak mengandung unsur perjudian.

“Domino telah diamati dan dinilai layak untuk dipertandingkan serta tidak mengandung unsur negatif,” tegasnya.
Di luar tingkat nasional, Kemenpora juga mendorong pengenalan domino Indonesia ke kawasan ASEAN melalui penyampaian resmi kepada negara-negara anggota, agar domino sebagai olahraga tradisional Indonesia dapat memperoleh pengakuan di tingkat regional sebelum melangkah ke panggung global.

Kemenpora menegaskan komitmennya untuk terus mendukung PORDI guna memastikan pengembangan domino yang merata di seluruh wilayah Indonesia, termasuk kawasan timur seperti Papua, sekaligus memperkuat pemahaman publik bahwa domino merupakan olahraga intelektual yang bersih, positif, dan bertanggung jawab.

Sejalan dengan dukungan Kemenpora, Kementerian Pertanian Republik Indonesia juga menyampaikan pengakuan terhadap pengembangan domino nasional. Mewakili Menteri Pertanian, Prof. Dr. H. Muhammad Syakir menggambarkan domino sebagai olahraga yang sangat dekat dengan kehidupan masyarakat sehari-hari dan memiliki jangkauan sosial yang luas.

Menurutnya, domino merupakan olahraga yang inklusif, tidak dibatasi oleh latar belakang sosial maupun etnis, serta mampu menjadi ruang interaksi positif dalam dinamika masyarakat. Karakteristik tersebut menjadikan domino tidak hanya relevan secara strategis sebagai olahraga, tetapi juga sebagai sarana untuk memperkuat persatuan dan mendorong keharmonisan sosial.

Satu Visi, Satu Standar: PORDI dan Higgs Games Island (HGI) Memperkuat Domino sebagai Olahraga Intelektual yang Bertanggung Jawab


Dalam rangkaian perayaan ulang tahun ke-6 PORDI, organisasi ini menyampaikan apresiasi kepada Higgs Games Island (HGI) yang selama satu tahun terakhir secara konsisten menjadi sponsor utama berbagai kegiatan PORDI. Dukungan HGI tercermin dalam kemitraan strategis untuk membangun ekosistem domino yang sehat dan berkelanjutan.

Perwakilan nasional Higgs Games Island (HGI), Bapak Ray, kembali menegaskan komitmen HGI untuk membawa domino Indonesia ke panggung global.

“Misi Higgs Games Island adalah membawa budaya domino Indonesia ke tingkat global melalui visi ‘Domino Digital, dari Indonesia untuk Dunia’,” ujarnya.

Selain ambisi global, Higgs Games Island (HGI) dan PORDI juga memiliki visi yang sama dalam membentuk domino sebagai olahraga intelektual yang aman, etis, dan bebas dari unsur negatif. Kesamaan nilai ini menjadi dasar kuat bagi dukungan berkelanjutan HGI terhadap PORDI melalui berbagai kegiatan berskala nasional, termasuk Indonesia Domino Tournament (IDoT) di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Celebes Cup di Kendari, serta perayaan ulang tahun ke-6 PORDI.

Rangkaian kegiatan tersebut semakin memperkuat posisi domino sebagai olahraga strategis yang diterima secara luas oleh masyarakat.

Menatap Masa Depan: Kolaborasi Berkelanjutan Menuju 2026

Perayaan ulang tahun ke-6 PORDI berlangsung dalam suasana penuh semangat dan antusiasme dari seluruh peserta dan tamu undangan. Momentum ini menjadi titik refleksi sekaligus awal dari fase pengembangan berikutnya.

Menatap tahun 2026, PORDI dan Higgs Games Island (HGI) kembali menegaskan komitmen untuk terus berjalan bersama. PORDI diproyeksikan akan semakin memperkuat organisasi dan regulasi, sementara Higgs Games Island (HGI) berkomitmen untuk terus mendampingi PORDI di setiap tahap perkembangan—melalui penyelenggaraan turnamen tingkat nasional, pemberdayaan komunitas, serta inovasi digital.

Enam tahun perjalanan PORDI bukanlah akhir, melainkan awal dari sebuah babak baru. Dengan kolaborasi yang kuat antara PORDI, Higgs Games Island (HGI), pemerintah, dan seluruh elemen masyarakat, domino Indonesia kini melangkah dengan percaya diri menuju dunia sebagai olahraga strategis, simbol budaya, dan kebanggaan nasional.

Tuesday, December 9, 2025

,
Memorandum of Understanding BPC HIPMI Jakarta Timur dengan Mitra Strategis untuk Mendukung Bisnis Anggota (04/12/25)

“Sportpreneur Movement: Energi Baru Ekonomi Jakarta”

Jakarta, 4 Desember 2025

Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Jakarta Timur sukses melaksanakan Rapat Kerja Cabang (Rakercab) 2025 pada Kamis, 4 Desember 2025 di Luxury Inn Arion Hotel, Jakarta Timur. Mengusung tema “Sportpreneur Movement: Energi Baru Ekonomi Jakarta”, Rakercab tahun ini menegaskan komitmen HIPMI Jakarta Timur dalam mendorong lahirnya peluang bisnis baru di sektor olahraga sebagai kekuatan ekonomi modern.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Staf Khusus Menteri Pemuda & Olahraga, Bapak Togi Pangaribuan; Wakil Wali Kota Jakarta Timur, Bapak Kusmanto; serta Ketua Umum BPD HIPMI Jaya, Muhammad Riandy Haroen, beserta jajaran. Kehadiran pemerintah pusat dan daerah menunjukkan dukungan kolaboratif terhadap pertumbuhan ekosistem pengusaha muda di Jakarta Timur.

Ketua Umum BPC HIPMI Jakarta Timur, Dhimas Pringgo, menyampaikan bahwa sektor sportpreneur kini menjadi salah satu ruang ekonomi yang paling diminati masyarakat. Melalui Rakercab 2025, HIPMI Jakarta Timur merumuskan program-program pengembangan yang menitikberatkan pada inovasi, kolaborasi, serta pembentukan peluang usaha berbasis olahraga, kesehatan, komunitas, dan gaya hidup produktif.

“Industri olahraga merupakan salah satu sektor dengan pertumbuhan paling pesat. HIPMI Jakarta Timur siap menjadi pionir dalam memajukan ekosistem sportpreneur dan memastikan para anggota mendapatkan akses, peluang, serta pembinaan yang relevan,” ujar Dhimas Pringgo.

Ketua Umum BPD HIPMI Jaya, Muhammad Riandy Haroen, turut memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap fokus HIPMI Jakarta Timur dalam mengembangkan industri olahraga sebagai sektor ekonomi masa depan.

“Saya mengapresiasi langkah progresif HIPMI Jakarta Timur dalam menggarap sektor sportpreneur. Industri olahraga adalah ruang tumbuh yang sangat potensial bagi pengusaha muda. BPD HIPMI Jaya mendukung penuh setiap inisiatif yang memperkuat ekosistem ini agar Jakarta dapat menjadi pusat ekonomi olahraga yang berdaya saing,” jelasnya.

Pada momen yang sama, HIPMI Jakarta Timur resmi menjalin kemitraan strategis dengan Mesana Investama, Karna Partnership, CBI, Bank BTN, dan Bank Jakarta. Kerja sama ini bertujuan memperluas multi-services support system bagi para anggota HIPMI Jakarta Timur, mulai dari akses pembiayaan, pembinaan bisnis, konsultasi keuangan, hingga peluang investasi.

Kemitraan ini menjadi bagian dari strategi HIPMI Jakarta Timur untuk membangun akselerator bisnis yang komprehensif, sehingga anggota dapat mengalami pertumbuhan usaha yang lebih cepat, kuat, dan terukur.

“Melalui kolaborasi ini, HIPMI Jakarta Timur membangun fondasi kemitraan multilayanan yang memberikan dukungan nyata bagi anggota agar dapat scale up lebih cepat. Ini adalah langkah konkret untuk memastikan pengusaha muda memiliki ekosistem yang berkelanjutan,” tambah Dhimas Pringgo.

Rakercab 2025 ditutup dengan penetapan program kerja yang berfokus pada penguatan kapasitas anggota, pengembangan inkubasi bisnis sportpreneur, peningkatan akses pembiayaan, serta perluasan kolaborasi lintas sektor yang selaras dengan dinamika ekonomi Jakarta dan Indonesia.

Artikel ini telah tayang di 
Liputan Sulsel.Com

Editor : Qurrota A'yun 

Sunday, December 7, 2025

,

Jakarta, 4 Desember 2025 – IMAGINEXIS (PT Imaji Masa Depan) bersama Inventure, Ivosights, dan SAMA (Strategic Asia Marketing Alliance) Indonesia didukung Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia resmi menyelenggarakan “Road to DIGINEX conXperience 2026” dengan meluncurkan Indonesia Digital Outlook 2026 di JS Luwansa Hotel & Conference Center Jakarta pada Rabu 3 Desember 2025.

Indonesia Digital Outlook 2026 ini merupakan rangkaian pra-event menuju DIGINEX conXperience 2026, yaitu sebuah konferensi yang memberikan ruang di mana teknologi dan kemanusiaan saling bertemu dan membentuk masa depan.

Melalui tema “Indonesia Digital Outlook 2027: Navigating the Future of Intelligence, Integrity, and Impact”, acara ini mengulas masa depan keamanan siber, kecerdasan artifisial, dan blockchain dalam lanskap digital yang terus membentuk cara kita hidup, bekerja, dan berinteraksi.

Keistimewaannya terletak pada cara kita memandang teknologi: bukan hanya sebagai alat bisnis atau kemajuan teknis, tetapi sebagai kekuatan yang harus dipandu oleh etika, budaya, dan dampak kemanusiaan. Keamanan siber menjadi soal kepercayaan, kecerdasan artifisial menjadi keseimbangan antara kecerdasan dan keadilan, dan blockchain menjadi simbol transparansi serta integritas. Di sini, peserta tidak hanya menemukan wawasan mutakhir, tetapi juga makna tentang bagaimana kemajuan digital dapat digerakkan dengan nilai dan tujuan—di mana inovasi dan tanggung jawab maju bersama menuju masa depan.

Pada “Road to DIGINEX conXperience 2026” yang ditandai dengan peluncuran Indonesia Digital Outlook 2026, IMAGINEXIS memaparkan hasil riset yang dilakukan terhadap lebih dari 600 responden dari enam wilayah di Indonesia sebagai sampel, yaitu Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Medan, Makassar, dan daerah lainnya.  

Di tengah percepatan inovasi teknologi, konsumen Indonesia terus membentuk pola perilaku baru dalam berinteraksi dengan AI, blockchain, keamanan siber, serta media sosial. Brand, regulator, dan pelaku industri kini membutuhkan pemahaman yang lebih menyeluruh tentang bagaimana perubahan ini mempengaruhi keputusan, persepsi, dan aktivitas digital masyarakat.

Indonesia Digital Outlook 2026 memberikan gambaran komprehensif tentang lanskap digital Indonesia hari ini, mengungkap bagaimana teknologi AI diadopsi, bagaimana minat pada blockchain dan kripto bergerak, bagaimana kesadaran keamanan siber terus berkembang, serta bagaimana dinamika media sosial membentuk cara orang menemukan, mengonsumsi, dan berbagi informasi.

Melalui kombinasi riset kuantitatif, wawasan perilaku, dan pemantauan percakapan digital, laporan ini menawarkan perspektif mendalam untuk membantu brand, regulator, dan pelaku industri melihat peluang baru, mengelola risiko, dan menavigasi transformasi digital dengan lebih percaya diri.

Riset tersebut mengungkap beberapa dinamika signifikan dalam ekosistem digital nasional, termasuk pesatnya adopsi kecerdasan artifisial di masyarakat, rendahnya literasi teknologi baru seperti Web3, meningkatnya ancaman keamanan siber yang semakin kompleks, hingga terjadinya fragmentasi budaya digital lintas generasi. Temuan ini menunjukkan bahwa Indonesia tengah berada pada fase kritis dalam menentukan arah transformasi digital, apakah akan menjadi bangsa yang adaptif, aman, dan inovatif, atau justru menghadapi tantangan kesenjangan literasi, keamanan, dan kepercayaan digital.

Peluncuran Indonesia Digital Outlook 2026 ini diawali dengan paparan oleh Yuswohady, CEO Inventure yang memberikan gambaran secara komprehensif mengenai metodologi riset dan bagaimana menafsirkan data yang diperoleh dari hasil riset. Acara dilanjutkan dengan dialog strategis bersama tokoh-tokoh penting dari sektor pemerintah, industri teknologi, keamanan siber, AI, dan komunikasi publik. Hadir sebagai panelis: M. Neil El Himam (Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif); Stephen Ng. (CEO WIR Group); Defi Nofitra (Country Head Kaspersky Indonesia); Jimmy Yogaswara (CEO Soca AI); serta Kandi W. Windoe (Dewan Penasehat Perhumas dan Pakar Brand). Sesi diskusi ini dipandu oleh Teguh Harmanda, Chairman of Indonesia Blockchain Consulting Group (IBCG). Para panelis membahas tantangan utama transformasi digital Indonesia, mulai dari kesiapan regulasi untuk AI dan Web3, urgensi peningkatan literasi digital, peningkatan ancaman siber berbasis AI, hingga bagaimana budaya digital yang terfragmentasi memengaruhi komunikasi publik dan tingkat kepercayaan masyarakat.

Hastjarjo Boedi Wibowo, selaku Managing Partner IMAGINEXIS mengatakan kolaborasi lintas sektor akan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan ekosistem digital Indonesia yang lebih matang dan berkelanjutan. Percepatan inovasi teknologi harus dibarengi dengan penguatan literasi masyarakat, perlindungan data pribadi, regulasi yang adaptif, serta integrasi nilai kemanusiaan dan keberlanjutan dalam setiap agenda transformasi digital. Pemerintah melalui Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara inovasi dan perlindungan masyarakat, terutama ketika teknologi berkembang jauh lebih cepat dibandingkan kesiapan regulasi dan literasi publik.

Acara ini diharapkan mampu memperkuat posisi Indonesia sebagai negara yang siap menghadapi era Society 5.0 dan memanfaatkan teknologi untuk kepentingan kemanusiaan secara keberlanjutan. Melalui peluncuran Indonesia Digital Outlook 2026 ini, IMAGINEXIS dan para mitra berharap dapat membuka dialog nasional yang lebih luas mengenai masa depan ekonomi digital Indonesia, serta memberikan arah strategis bagi sektor pemerintah, swasta, akademisi, dan masyarakat dalam menghadapi perubahan digital yang semakin cepat dan kompleks.

Tentang IMAGINEXIS
IMAGINEXIS (PT Imaji Masa Depan) adalah perusahaan kreatif dengan ekosistem inovasi yang berfokus pada software publishing, advertising, creative consultancy, IT, communication & creative training, special event, serta MICE. Kami meyakini bahwa pengalaman bernilai lahir dari narasi yang kuat dan koneksi manusia yang bermakna. Melalui pendekatan multidisiplin yang mengintegrasikan riset, teknologi, budaya, serta kolaborasi lintas sektor, kami menghadirkan produk yang inovatif, relevan, dan berkelanjutan. Misi kami adalah membangun narasi produk yang selaras dengan perkembangan zaman, menjunjung nilai kemanusiaan, dan memberikan dampak komersial secara etis. IMAGINEXIS berkomitmen menjadi penggerak ekosistem inovasi menuju masa depan Indonesia yang bernilai.

Artikel ini telah tayang di 
Liputan Sulsel.Com

Tuesday, December 2, 2025

,

Kendari — Persatuan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) kembali menunjukkan konsistensinya dalam memajukan olahraga pikiran dengan menyelenggarakan Celebes Cup 2025 pada 28–30 November 2025 di Gedung Olahraga Kaampus Poltekkes Kendari.

Event ini hadir setelah suksesnya Indonesia Domino Online Tournament (IDOT) yang berlangsung pada awal November 2025, menjadikannya rangkaian penting sebelum puncaknya di Tangerang pada Desember 2025.

Turnamen ini dipadati oleh 1024 pengunjung serta kehadiran 64 pasang tamu VVIP, termasuk para Ketua Pengda PORDI dari berbagai kabupaten seperti Buton Utara, Bombana, Konawe, Konawe Kepulauan, Konawe Selatan, hingga Muna Barat.


PORDI dan HGI Mendorong Pertumbuhan Domino Indonesia

Celebes Cup 2025 menandai babak baru perkembangan domino di Sulawesi Tenggara. Ketua Panitia, Sukma Kutana, menyampaikan rasa bangganya melihat antusiasme luar biasa dari para atlet dan peserta yang hadir.

“Begitu antusias para atlet yang akan bertanding hari ini. Saya berharap melalui forum ini kita dapat memperkuat silaturahmi, mengukir sejarah, serta membangun kebersamaan yang semakin solid di antara seluruh komunitas domino,” ujar Sukma Kutana.

Ia menambahkan bahwa turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah untuk mempererat hubungan antarwilayah, memperkuat ekosistem komunitas, serta memperluas partisipasi masyarakat dalam olahraga domino yang positif.

Dukungan Higgs Games Island (HGI) sebagai sponsor utama memberikan energi besar dan membantu meningkatkan profesionalisme serta daya tarik publik terhadap acara ini. PORDI menilai bahwa kerja sama dengan HGI sangat berperan dalam memperkuat kualitas penyelenggaraan Celebes Cup di tahun ini.

Domino sebagai Olahraga Pikiran yang Terus Berkembang

Pada kesempatan tersebut, Ir. Hugua, M.Ling selaku Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, turut memberikan apresiasi dalam sambutannya. Ia menyatakan:

“Terima kasih kepada Pengurus Besar PORDI Indonesia, Pengda Sulawesi Tenggara, dan tentu kepada sponsor utama HGI yang telah menyelenggarakan acara ini. Kami tegaskan bahwa acara ini bersih dari narkoba, alkohol, dan nikotin betul-betul murni permainan domino yang menjadi sarana pemersatu masyarakat. Di atas meja domino, berbagai latar belakang bisa menyatu dalam suasana sportif dan penuh kebersamaan.”

Beliau juga menambahkan bahwa turnamen seperti ini perlu lebih sering diselenggarakan agar menjadi wadah hiburan sehat sekaligus latihan otak bagi masyarakat. “Semoga ke depannya pesertanya semakin ramai dan domino semakin berkembang sebagai hiburan sekaligus olahraga pikiran yang positif,” tutupnya.

Pernyataan tersebut sejalan dengan meningkatnya aktivitas komunitas domino di Kendari, yang dalam dua tahun terakhir menunjukkan perkembangan signifikan melalui kompetisi lokal, latihan komunitas, dan berbagai agenda edukasi strategis.


Dukungan Sponsor Utama: Higgs Games Island (HGI) Perkuat Pengembangan Domino

Dari sisi sponsor, Ray selaku perwakilan Higgs Games Island (HGI) menegaskan visi besar perusahaan.

 Menurutnya:

"Kami ingin membawa permainan domino Indonesia memiliki pengaruh di tingkat global. Domino Digital, dari Indonesia untuk Dunia."

Ray menjelaskan bahwa domino Indonesia bukan hanya permainan tradisional, tetapi sebuah simbol budaya yang memiliki keunikan dan daya tarik besar untuk dikenalkan secara internasional.

Menurutnya, digitalisasi menjadi kunci untuk memperluas jangkauan domino Indonesia agar dapat dinikmati oleh pemain dari berbagai negara.

Ia menegaskan bahwa HGI berkomitmen untuk memimpin transformasi domino ke ranah digital — menghadirkan platform modern, inovatif, dan inklusif yang memungkinkan komunitas lokal terhubung langsung dengan panggung global.

Ray menambahkan bahwa visi “Domino Digital, dari Indonesia untuk Dunia” bukan sekadar slogan, melainkan peta jalan strategis jangka panjang dalam membangun ekosistem domino yang profesional, adaptif, dan siap bersaing di tingkat internasional.

Bagi HGI, kerja sama dengan PORDI adalah momentum emas untuk memperkuat citra domino sebagai olahraga modern yang kompetitif, mengasah kecerdasan, serta mempererat nilai kebersamaan antarwilayah.

Penguatan Komunitas Domino Nasional

Sementara itu, Ketua Umum PB PORDI turut memberikan pernyataan penting mengenai kualitas organisasi dan masa depan domino di Indonesia. Ia menegaskan:


“Jika sekjennya saja sudah profesor, ketuanya doktor. Itu berarti olahraga ini bukan olahraga kaleng-kaleng terutama di Sulawesi Tenggara yang dipimpin oleh Kombes. Ini menunjukkan keseriusan dan kredibilitas domino sebagai olahraga pikiran yang patut dihargai.”

Beliau juga menekankan bahwa tingginya keterlibatan Pengda-Pengda dari berbagai kabupaten menjadi bukti bahwa PORDI berada pada jalur yang tepat dalam membangun ekosistem domino nasional yang lebih kuat, terstruktur, dan inklusif.

Menuju Puncak Turnamen Nasional di Tangerang

Celebes Cup Kendari bukanlah penutup perjalanan. Setelah rangkaian sukses di Kendari dan sebelumnya di IDOT awal November, seluruh rangkaian turnamen PORDI akan mencapai puncaknya di Tangerang. Event tersebut akan mempertemukan para pemain terbaik dari seluruh Indonesia dalam pertandingan bergengsi.

PORDI dan Higgs Games Island (HGI) menegaskan bahwa rangkaian turnamen ini bukan sekadar kompetisi, melainkan gerakan nasional untuk memposisikan domino sebagai olahraga pikiran modern yang membanggakan Indonesia.

Lebih jauh lagi, HGI melihat turnamen ini sebagai langkah strategis menuju ekosistem domino yang lebih profesional, berstandar internasional, dan adaptif terhadap perkembangan era digital.

Dengan visi jangka panjang tersebut, HGI berkomitmen melahirkan generasi pemain baru yang lebih kreatif, analitis, dan siap bersaing di tingkat global.

HGI percaya bahwa Indonesia berpotensi menjadi pusat perkembangan olahraga pikiran terbesar di Asia bahkan dunia.

Melalui dukungan berkesinambungan, HGI ingin mengangkat domino Indonesia ke panggung global, menjadikannya simbol budaya modern yang kuat, elegan, dan berpengaruh.


Artikel ini telah tayang di 
Liputan Sulsel.Com


Monday, November 24, 2025

,


Jakarta, 21 November 2025 — Indonesia Domino Tournament 2025 (IDOT 2025), yang digelar pada 15 November di Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta, kembali membuktikan bahwa domino bukan lagi sekadar hiburan santai di lingkungan keluarga. Sebagai sponsor utama, Higgs Games Island (HGI) memainkan peran sentral dalam kesuksesan penyelenggaraan IDOT 2025. Sebagai turnamen domino resmi terbesar di Indonesia, keikutsertaan HGI tidak hanya berupa dukungan finansial, tetapi juga memperkuat posisi domino sebagai cabang olahraga intelektual strategis yang menekankan disiplin dan sportivitas sebuah olahraga yang layak mendapatkan pengakuan lebih luas. Dengan 2.048 peserta dari lebih dari 20 provinsi dan 8 negara, turnamen ini menjadi wadah penting yang mendorong domino keluar dari tradisi rumahan menuju panggung olahraga intelektual yang terstruktur dan profesional.

Domino juga telah memperoleh pengakuan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), yang menyatakan bahwa permainan domino diperbolehkan (halal) selama tidak melibatkan unsur perjudian (maysir), tidak mengganggu kewajiban agama, serta bebas dari unsur haram seperti alkohol. Pengakuan ini semakin menegaskan bahwa domino merupakan aktivitas sosial yang aman, positif, dan edukatif.
Ketua Panitia 2025 Indonesia Domino Tournament dari Ansor, Abdul Rauf, menyampaikan pidato penuh semangat dalam upacara pembukaan: “Bertandinglah dengan jujur, bertandinglah dengan adil, bertandinglah dengan sepenuh hati. Kami hanyalah penyedia acara, anda memberi maka kami melayani .”
Perwakilan HGI Indonesia, Ray, menekankan bahwa komitmen HGI terhadap domino tidak hanya sebatas kompetisi, tetapi juga untuk menjaga warisan budaya yang telah diwariskan turun-temurun dalam masyarakat Indonesia.
“Domino adalah bagian dari warisan budaya Indonesia dan harus dilestarikan,” ujar Ray dalam sambutannya. “HGI telah bekerja sama dengan PORDI dalam penyelenggaraan berbagai acara, seperti Open Tournament Domino Makassar, Menpora Cup, serta Turnamen Domino Elektronik pertama di Indonesia.”
Ia menambahkan bahwa antusiasme besar di IDOT 2025 menunjukkan potensi alami domino untuk berkembang menjadi olahraga profesional yang diminati generasi muda.

IDOT 2025 — Perwujudan Nyata Visi HGI untuk Domino Modern

Kejuaraan di GBK menampilkan wajah baru domino: lebih kompetitif, lebih menegangkan, dan sangat strategis. Turnamen ini menghadirkan 512 meja pertandingan, ditata dengan standar turnamen olahraga profesional berdasarkan zona dan warna. Atlet dari berbagai negara—termasuk Jerman, Uzbekistan, Afghanistan, Suriah, Iran, Brasil, dan Republik Demokratik Kongo—bertanding secara berdampingan, menghadirkan suasana internasional yang jarang terlihat dalam lingkungan domino tradisional.
Seluruh elemen ini mencerminkan visi HGI—menjadikan domino sebagai olahraga intelektual modern yang dapat diterima baik oleh komunitas lokal maupun penonton internasional.
Sejak pagi hari, antusiasme peserta sudah terlihat jelas dengan antrian panjang yang terbentuk di sekitar area pertandingan. Para pengunjung tidak hanya datang untuk menyaksikan pertandingan; mereka juga memadati zona tenda HGI yang ramai dan segera menjadi salah satu sorotan utama acara. HGI menghadirkan berbagai aktivitas menarik, termasuk Lempar Gelang, permainan papan kasual, serta interactive photobooth yang dapat dinikmati semua usia.
Ketika para pemenang mini-games tersebut memperoleh merchandise eksklusif HGI—power bank, topi, payung, goodie bags, gantungan kunci Leon, mug, set domino, dan kipas meja—suasana menjadi semakin meriah. Sorak sorai dan gelak tawa memenuhi area booth, menciptakan pengalaman yang berkesan dan penuh energi, sekaligus memperkuat citra HGI sebagai brand yang menyenangkan, berorientasi komunitas, dan dekat dengan para pemainnya.


Kolaborasi dengan PORDI untuk Membangun Standar Kompetisi Nasional

Di balik kemeriahan turnamen, HGI terus bekerja sama dengan PORDI untuk membangun sistem kompetisi yang terstandarisasi.
PORDI mengumumkan bahwa IDOT berikutnya akan menghadirkan lima nomor resmi: ganda putra, ganda putri, ganda campuran, tunggal putra, tunggal putri, serta pertandingan beregu.
Ketua Umum PORDI, Andi Jamaro Dulung, menyatakan:
“Domino bukan lagi permainan santai; ini adalah olahraga intelektual yang melatih strategi, ketenangan, dan disiplin.”
Langkah ini sejalan dengan misi HGI untuk mengangkat domino hingga sejajar dengan cabang olahraga intelektual lainnya.


Menguatkan Dukungan Pemerintah dan Masyarakat

IDOT 2025 juga mendapat dukungan kuat dari pemerintah Indonesia.
Ketua Komite III DPD RI, Hasan Basri, mengapresiasi transformasi yang didorong oleh HGI dan PORDI.
“Jika dunia sudah mengakuinya, maka olahraga ini layak dimasukkan ke dalam kalender event nasional Kementerian Pemuda dan Olahraga,” ujarnya.
Dukungan tambahan datang dari Komisi X DPR RI, yang membawahi bidang olahraga dan pendidikan. Anggotanya, Drs. H. Andi Muawiyah Ramly, M.Si, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kontribusi HGI dalam turnamen ini.
“Terima kasih kepada Pak Ray yang telah hadir, dan terima kasih kepada HGI yang telah mensponsori turnamen ini. Di DPR, saya telah mendorong Menteri agar PORDI dilegalkan secara resmi dan domino diakui sebagai cabang olahraga nasional. Terima kasih kepada Higgs Games Island yang telah membawa permainan tradisional ini ke level kompetisi internasional.”
Pernyataannya semakin menegaskan kolaborasi kuat antara HGI, PORDI, dan mitra komunitas dalam mendorong domino menuju pengakuan resmi sebagai olahraga nasional.
Selain dukungan pemerintah, Gerakan Pemuda Ansor juga memberikan dukungan moral dan sosial yang signifikan. Sebagai organisasi pemuda yang aktif dalam pembinaan karakter dan partisipasi sosial, Ansor melihat domino sebagai aktivitas positif yang meningkatkan pemikiran strategis, disiplin, dan interaksi sosial yang sehat.
Dukungan tersebut menegaskan bahwa perkembangan domino tidak hanya didorong dunia industri dan organisasi olahraga, tetapi juga mendapat pengakuan dari komunitas keagamaan dan pemuda, bersama-sama mendorong olahraga ini ke arah yang bermanfaat bagi masyarakat.


Domino Bangkit sebagai Identitas Budaya dan Olahraga Intelektual Masa Depan

IDOT 2025 menyatukan budaya, strategi, sportivitas, dan teknologi dalam satu panggung kompetisi.
Dalam perjalanannya membawa domino dari warung kopi ke panggung nasional, HGI menunjukkan bahwa budaya lokal dapat tumbuh menjadi olahraga masa depan tanpa kehilangan akar tradisinya.
Dengan kolaborasi antara HGI, PORDI, Ansor, komunitas, serta lembaga pemerintah, domino kini bukan hanya dimainkan—tetapi sedang diangkat menjadi simbol budaya Indonesia dan olahraga intelektual yang terus berkembang.

Artikel ini telah tayang di
Liputan Sunsel.Com

Sunday, November 16, 2025

,

Jakarta — Di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap informasi kesehatan yang akurat dan mudah dipahami, Kibicare—lembaga pelatihan tenaga kesehatan yang telah terakreditasi Kementerian Kesehatan—meluncurkan inisiatif kolaboratif yang membuka ruang lebih luas bagi tenaga kesehatan untuk terlibat dalam edukasi publik.

Inisiatif ini tidak hanya memfokuskan diri pada peningkatan kompetensi, tetapi juga menghubungkan tenaga kesehatan dengan komunitas melalui berbagai kanal edukasi. Mulai dari media sosial, program literasi kesehatan keluarga, hingga kegiatan bersama komunitas parenting di berbagai daerah.

CEO Kibicare, Triwahyuni Ilaihi, menjelaskan bahwa peran tenaga kesehatan seharusnya tidak berhenti di ruang praktik atau fasilitas layanan kesehatan saja. “Masyarakat membutuhkan sosok profesional yang mampu menerjemahkan isu kesehatan menjadi informasi yang sederhana, relevan, dan dapat langsung diterapkan sehari-hari,” ujarnya. “Di sinilah Kibicare hadir — menjembatani tenaga kesehatan dengan ruang publik agar edukasi yang benar lebih mudah diakses.”

Peran Baru Tenaga Kesehatan

Melalui platform kolaborasi ini, tenaga kesehatan dapat membuat konten edukasi kesehatan yang terstruktur dan berbasis bukti. Konten tersebut dikemas dalam bentuk video pendek, infografis, hingga artikel ringan yang mudah diakses masyarakat luas.

Selain itu, mereka juga mendapat kesempatan untuk terjun langsung ke lapangan melalui kegiatan edukasi bersama komunitas parenting yang tersebar dari kota besar hingga daerah.

Triwahyuni menambahkan bahwa pendekatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat preventive care. “Selama ini masyarakat banyak berfokus pada pengobatan. Padahal, pencegahan dimulai dari pengetahuan yang tepat. Ketika keluarga memahami dasar-dasar kesehatan, beban penyakit dapat ditekan secara signifikan,” katanya.

Dorong Kualitas Informasi Kesehatan

Kibicare memastikan seluruh tenaga kesehatan yang terlibat dalam penyampaian edukasi telah diverifikasi, sehingga informasi yang disebarkan tetap terjaga akurasinya.

Platform ini juga memberikan kurasi konten dan pedoman komunikasi publik agar pesan kesehatan mudah dicerna tanpa mengurangi validitas klinisnya.

Menurut Triwahyuni, tantangan terbesar literasi kesehatan saat ini bukan kurangnya informasi, tetapi justru banjirnya informasi yang tidak terverifikasi. “Kami ingin mengisi ruang publik dengan informasi yang dapat dipercaya, sambil memberdayakan tenaga kesehatan agar lebih dekat dengan masyarakat,” ujarnya.

Mendukung Gerakan Literasi Kesehatan Nasional

Melalui inisiatif ini, Kibicare berharap lahir ekosistem edukasi kesehatan yang lebih kolaboratif, di mana tenaga kesehatan, komunitas, dan keluarga dapat saling terhubung.

“Kami ingin memastikan setiap keluarga di Indonesia memiliki akses pada edukasi kesehatan yang benar, di mana pun mereka tinggal,” kata Triwahyuni. “Jika literasi meningkat, maka kualitas kesehatan bangsa akan meningkat pula.”

Artikel ini telah tayang di 
Liputan Sulsel.Com